Senin, 23 April 2012

UAS Psikologi Perkembangan


UJIAN AKHIR SEMESTER PSIKOLOGI PERKEMBANGAN
NAMA               :DEDE RENI MARLINA
NIM                  :1209207015
PRODI              :PENDIDIKAN FISIKA/A/SEMESTER 2
1.    Psikologi perkembangan merupakan ilmu jiwa yang akan membantu seseorang terutama seorang guru untuk mengetahui segi kejiwaan dari setiap siswanya.Psikologi perkembangan berkaitan dengan jiwa setiap manusia, oleh karena itu hal tersebut menjadi sangat penting dipelajari khususnya saya sebagai calon pendidik. Keberagaman psikologi setiap orang akan tergantung dengan pengajaran yang sesuai untuk siswa, untuk itulah para calon pendidik perlu mempelajari psikologi perkembangan ini. Dengan mempelajari psikologi perkembangan maka seorang guru akan lebih bijaksana dalam memahami kerakteristik siswa yang beragam, serta pengajaran yang sesuai dengan karakteristik individu setiap siswa.
2.    Faktor yang lebih mempengaruhi perkembangan manusia khususnya peserta didik ada dua macam, yaitu:faktor hereditas atau pembawaan yang sangat mempengaruhi perkembangan peserta didik. Faktor pembawaan sangat berpengaruh langsung kedalam diri peserta didik. Faktor lingkungan juga memberikan andil yang besar, faktor pembawaan akan sia-sia tanpa dipengaruhi oleh lingkungan, karena lingkungan bisa mengubah sifat yang diturunkan kepada setiap individu.
3.    Karakteristik perkembangan peserta didik sebelum dan sesudah masa remaja:
·      Karakteristik perkembangan peserta didik sebelum masa remaja:
Karekteristik ini ada dua macam yaitu pada masa orok atau bayi, masa prasekolah dan masa sekolah. Pada masa orok perkembangannya terjadi secara singkat yaitu pada menit-menit setelah dilahirkan, kemudian berganti ke masa neonante sejak pemotongan tali pusar. Kegiatannya masih sangat sederhana dan hanya gerakan-gerakan refleks sebagai respon terhadap lingkungan.Perkembangan selanjutnya terjadi pada organ lainnya seperti otak dan tubuh yang semakin membesar diikuti dengan perkembangan intelegensinya. Pada masa pra-sekolah dan masa sekolah berlangsung antara usia 2-6 tahun. Mereka mulai menyadari dirinya sendiri seperti menyadari jenis kelamin,pada masa ini pula terjadi perubahan ukuran tubuh yang drastis. Pada masa ini anak belum menguasai operasi mental secara logis, namun sudah memuliki kemampuan untuk berimajinasi. Anak mulai mengembangkan aspek kognitifnya ketika mereka memasuki usia sekolah diikuti dengan perkembangan emosi yang khas.
·        Karakteristik perkembangan setelah masa remaja:
Masa setelah remaja meliputi masa dewasa awal(early adulthood) berlangsung antara usia 21 atau 22 hingga 40 tahun, dan masa setengah baya(middle age) berlansung antara 40-60 tahun. Pada masa-masa ini peserta didik menyadari tanda-tanda kedewasaan dan tugasnya sebagai orang dewasa, ditandai dengan sikap yang tenang dan istiqamah serta bijaksana dalam berfikir dan berbuat baik untuk kepentingan dirinya dan orang lain. Dalam hal lain biasanya mereka siap untuk berumah tangga dan membentuk keluarga, dan mengurus anak-anak sebagai penerus generasi mereka dan menerima tanggung jawab kewarganegaraan sesuai dengan aturan yang berlaku.

4.    Aspek-aspek psiko-fisik perkembangan peserta didik yaitu:
·      Aspek jasmani dan intelegensi yaitu organ fisik manusia yang berkembang seperti sistem syaraf, otot-otot, kelenjar endokrin, dan struktur atau postur tubuh.
·      Aspek emosi dan bahasa, yang timbul ketika terjadi ketegangan sistem syaraf otaknya karena bekerja keras.dan kemampuan berbahasa dipengaruhi oleh kemampuan kognitfnya.
·      Aspek kepribadian dan sosialyaitu kepribadian siswa yang dipengaruhi oleh faktor fisik,kecerdasan dan lingkungan pertemanan.
·      Aspek moral dan keberagaman yaitu aspek moral berlangsung bersamaan dengan perkembangan aspek sosialnya.
·      Aspek keberagaman peserta didik berpangkal pada fitrahnya yang mempengaruhi psiko-sosial dan moralnya sendiri.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar